Kajian Asmaulhusna Arrahim maha pengasih
Kajian Asmaulhusna Arrahim maha pengasih

Nomor. 2

Nama. Arrahim.

Arab. الرحيم

Arti. Maha Pengasih

Makna. Allah Subhanahu Wa Ta’la memberi kasih sayangNya hanya kepada orang-orang yang beriman.

Jika dalam pembahasan sebelumnya tentang Arrahman bahwa Allah Maha penyayang atau Maha Pemurah kepada semua makhluqNya. Arrahim sepesial hanya untuk orang-orang yang beriman saja.

Contoh sederhana untuk menunjukkan bahwa Arrahim itu hanya untuk yang beriman adalah dapat ditemukan dalam surat Al-Baqarah ayat 37, 128 dan 160. Ada apa dengan 3 ayat itu? Semuanya kata “Arrahim” digandeng dengan “Tawaab” artinya tobat. التَّوَّابُ الرَّحِيمُ.

Misalnya di bawah ini adalah surat Al-Baqarah [2] ayat 128. Silahkan baca dan perhatikan bagian akhir dari ayat ini.

رَبَّنَا وَاجْعَلْنَا مُسْلِمَيْنِ لَكَ وَمِن ذُرِّيَّتِنَا أُمَّةً مُّسْلِمَةً لَّكَ وَأَرِنَا مَنَاسِكَنَا وَتُبْ عَلَيْنَا ۖ إِنَّكَ أَنتَ التَّوَّابُ الرَّحِيمُ

Ya Allah, jadikanlah kami berdua orang yang tunduk patuh kepada Engkau dan (jadikanlah) diantara anak cucu kami umat yang tunduk patuh kepada Engkau dan tunjukkanlah kepada kami cara-cara dan tempat-tempat ibadat haji kami, dan terimalah taubat kami. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Penerima taubat lagi Maha Penyayang. QS. Al-Baqarah [2]: 128

Ayat diatas merupakan Doa dari Nabi Ibrahim mendoakan anak cucunya agar dijadikan anak-anak yang shaleh. Silahkan amalkan doa ini agar kita dikaruniai anak-anak yang shaleh.

Dalam ayat diatas bahwa taubat adalah sebuah jalan yang hanya dimiliki oleh seorang yang beriman. Jadi sekali lagi bahwa Arrahim adalah Allah Maha penyayang kepada hambanya yang beriman. Pertanyaannya kasih sayang seperti apa yang ingin Allah berikan kepada seorang yang beriman?

Dari pembahasan Arrahim ini kita akan membicarakan 3 hal penting yaitu Rahmat, Berkah dan ketenangan. Tiga inilah yang dimaksud dengan kasih sayang yang Allah akan berikan kepada seorang yang beriman.

#1. RAHMAT

Rahmat adalah bentuk kasih sayang kepada Allah. Bentuk rahmat kadang tidak seindah yang kita (manusia) bayangkan. Bisa jadi rahmat itu dibungkus kegagalan usaha, PHK kadang mungkin kecelakaan dan seterusnya. Semua itu dalam pandangan manusia adalah penderitaan atau ujian. Tapi bagi orang yang beriman ia percaya Allah yang maha pengasih tidak hanya memberi masalah tapi juga memberi jalan keluarnya. Satu paket lengkap.

 ۚ وَمَنْ يَتَّقِ اللَّهَ يَجْعَلْ لَهُ مَخْرَجًا

Barang siapa bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Qs. At-Talaq [65] : 2

Hal terpenting dari Rahmat ini adalah hamba yang diberi kasih sayang ini adalah akan dipertemukan dengan Allah kelak di akhirat. Seperti yang tergambar dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Jabir.

عَنْ جَابِرٍ قَالَ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا يُدْخِلُ أَحَدًا مِنْكُمْ عَمَلُهُ الْجَنَّةَ وَلَا يُجِيرُهُ مِنْ النَّارِ وَلَا أَنَا إِلَّا بِرَحْمَةٍ مِنْ اللَّهِ

Dari Jabir berkata: Aku mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Tidak seorang pun dari kalian yang dimasukkan surga oleh amalnya dan tidak juga diselamatkan dari neraka karenanya, tidak juga aku kecuali karena rahmat dari Allah.” HR. Muslim No. 5042

Subhanallah. Hadits ini menjelaskan bahwa Rahmat Allah sungguh sangat besar. Dengan kasih sayangnya Allah akan memasukkan hamba yang diberi rahmat ke dalam surga.

Sangat perlu dipahami dari hadits ini adalah bahwa Allah Ajawajjala juga harus punya alasan kuat agar memberi kasih sayang kepada hambanya. Jika tidak ada alasan kuat maka tidak mungkin rahmat Allah diberikan. Hal ini senada dengan yang tergambar dalam surat Az-Zukhraf.

وَتِلْكَ الْجَنَّةُ الَّتِي أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنتُمْ تَعْمَلُونَ

Dan itulah surga yang diwariskan kepada kamu disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. QS. Az-Zukhraf [43] : 72

Ayat ini menjelaskan bahwa Surga itu tidak gratis. Harus ada alasan kuat agar Allah memberikan rahmat kepada hamba-Nya. Amal saleh yang didasarkan kepada ketulusan itulah alasan satu-satunya bagi Allah untuk memasukkan hambanya masuk ke surga Allah.

Secara umum rahmat itu adalah instrumen Allah Subhanahu Wa Ta’ala agar hambanya yang beriman mampu melewati segala ujian dan cobaan di dunia. Atas amal baiknya yang tulus. Semata-mata beribadah kepada Allah adalah ia akan mendapatkan rahmat Allah di akhirat kelak.

#2. BERKAH

Menurut Imam Nawawi pengertian keberkahan adalah tumbuh atau berkembang. Berkah juga dipahami sebagai perbuatan/ amal baik yang terus menerus dan berkesinambungan. Contoh sederhananya dari berkah adalah sebagai berikut.

#1. Pengetahuan atau Ilmu. Orang yang memiliki pengetahuan atau ilmu akan mudah hidupnya, terang jalannya. Akan berlipat ganda manfaat dan guna dari ilmu itu ketika diamalkan dan di ajarkan kepada orang lain. Bertambah dan tumbuh manfaatnya dari ilmu yang dimiliki.

#2. Harta. Harta yang dimiliki bermanfaat untuk memenuhi kebutuhan hidup dirinya dan keluarganya. Bisa mewujudkan apapun yang dikehendaki lantaran uang itu. Begitu juga dengan harta yang dimiliki akan tumbuh dan berkembang jika nilai manfaatnya diluaskan salah satunya untuk membantu tetangga yang kekurangan.

Dalam Al-Quran berkah dapat ditemukan di surat Al-A’raf [7]

وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَىٰ آمَنُوا وَاتَّقَوْا لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالْأَرْضِ وَلَٰكِن كَذَّبُوا فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ

Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. QS. Al-A’raf [7]:96

Ayat diatas menjelaskan bahwa alasan kuat Allah menurunkan keberkahan kepada hambanya atau bahkan kepada sebuah masyarakat yang lebih luas adalah keimanan dan ketaqwaanya hambanya.

#3. KETENANGAN

Sebagai bentuk kasih sayang Allah yang memiliki nama Arrahim. Allah juga memberikan ketenangan. Tenang, tidak takut, tidak risau. Betul-betul seorang mu’min dianugerahi rasa kedamaian dalam hatinya.

Ketenangan tidak bisa dibeli. Allah SWT sendiri yang akan memberikan ketenangan, seperti yang tergambar dalam surat berikut

هُوَ الَّذِي أَنزَلَ السَّكِينَةَ فِي قُلُوبِ الْمُؤْمِنِينَ لِيَزْدَادُوا إِيمَانًا مَّعَ إِيمَانِهِمْ ۗ وَلِلَّهِ جُنُودُ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ ۚ وَكَانَ اللَّهُ عَلِيمًا حَكِيمًا

Dialah yang telah menurunkan ketenangan ke dalam hati orang-orang mukmin supaya keimanan mereka bertambah di samping keimanan mereka (yang telah ada). Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. QS. Al-Fath. [48] : 4

Jelas disini bahwa ketenangan adalah milik orang yang beriman. Iman kepada Allah dan seluruh aturan yang diberikan kepada hambanya. Jika demikian maka ketenangan tidak akan didaptakan dengan jalan bermaksiat.

Maka ketika berbicara ketenangan ada dua hal penting.

#1. Surga di Dunia. Seberat apapun masalah dan cobaan yang menimpanya, Allah telah memberikan ketenangan dalam hatinya. Karena ia yakin ketika beriman dan bertaqwa jalan penyelesaian pasti ada. Dengan demikian ia akan selalu tenang hatinya. Tidak risau apalagi takut karena semuanya. Hidup di Dunia tampak indah dan tenang.

#2. Neraka Di Dunia. Berbeda dengan orang yang telah dicabut ketenangannya. Ia selalu risau. Ilmu yang mumpuni. Harta yang banyak. Tidak kunjung juga memenuhi ketenangan batinnya. Batinnya terus menerus menuntut. Hidupnya tidak pernah berhenti terus mengejar. Mengejar yang terkadang iapun bingung, mengejar untuk apa. Dunia ini seolah menjadi neraka.

Berdoalah agar Allah jangan mencabut ketenangan dalam hati kita. Dalam surat Al-Fajr manusia yang beriman dan bertaqwa disebut dengan “Jiwa tenang”.

يَا أَيَّتُهَا النَّفْسُ الْمُطْمَئِنَّةُ ارْجِعِي إِلَىٰ رَبِّكِ رَاضِيَةً مَّرْضِيَّةً فَادْخُلِي فِي عِبَادِي وَادْخُلِي جَنَّتِي

Hai jiwa yang tenang. Kembalilah kepada Tuhanmu dengan hati yang puas lagi diridhai-Nya.Maka masuklah ke dalam jama’ah hamba-hamba-Ku, masuklah ke dalam surga-Ku. QS al-Fajr [89]: 27-30

Dari sini kita dapat menarik kesimpulan bahwa;

#1. Milik orang yang beriman. Arrahim adalah kasih sayang yang diberikan kepada hambanya yang beriman dan bertaqwa.

#2. Rahmat. Kasih sayang Allah tidak hanya sebatas di dunia. Tapi sampai ke negeri akhirat. Maka pantaskanlah pribadi masing-masing agar pantas menerima rahmat Allah Subhanahuwatalla dengan senantiasa tulus dalam beramal dan beribadah. Karena inilah satu-satunya alasan Allah memberikan rahmat-Nya.

#3. Berkah. Implementasi dari amal saleh adalah bertambahnya nilai manfaat yang kita miliki. Baik itu ilmu, harta, hubungan sosial, itu semua bisa menjadi pintu-pintu Keberkahan.

#4. Jiwa Tenang. Kemantapan dalam keimanan dan ketaqwaan akan memberikan ketenangan jiwa. Tidak ada lagi yang membuat ia risau dan takut.

Mudah-mudahan kita semua dikaruniai ketenangan. Amin.

SEMOGA BERMANFAAT

Terus dan senantiasa berdzikir dengan mengucapkan
سُبْحَانَ اللَّهِ وَبِحَمْدِهِ سُبْحَانَ اللَّهِ الْعَظِيمِ
Subhanallah wa bihamdihi subhaanallaahil azhim
Maha Suci Allah dengan segala pujian-Nya dan Maha Suci Allah Yang Maha Agung

Related Post

Asmaul Husna – Al-Qudus – Maha Suci (4/99) Nomor. 4Nama. Al-Qudus.Arab. الْقُدُّوسُArti. Mahasuci atau maha mensucikanInggris. The Most SacredMakna. Allah suci dari kekotora...
Asmaul Husna – Al-Malik – Maha Menguasai (3/99)... Nomor. 3Nama. Al-MalikArab. الْمَلِكُInggris. The Eternal LordArti. Maha Menguasai atau Maha MerajaiMakna. Allah yang memiliki kek...
Asmaul Husna – Assalam – Pemberi Keselamatan (5/99... Nomor. 5Nama. AssalamArti. Allah yang memberi keselamatanArab. السَّلاَمُInggris. The Embodiment of PeaceMakna. Allah Subhanahu Wa...
Asmaul Husna – Ar-Rahman – Maha Pemura... Nama Allah No. 1Nama. Ar-Rahman  - الرحمنArtinya. Allah Maha PemurahAr-Rahman (الرحمن )  Artinya Allah yang memiliki nama Maha Pengasih at...